JAKARTA - Lagi, sebuah survei membuktikan bahwa media sosial berperan mempromosikan sebuah tempat wisata. Kali ini dibuktikan oleh survei Wego.
Wego, situs pencari dan pembanding informasi perjalanan Asia Pasifik dan Timur Tengah, melakukan survei terhadap lebih dari 1.000 responden di Asia Tenggara, India, dan Australia. Pada survei yang berakhir Oktober 2013 tersebut, responden ditanya apakah mereka setuju untuk traveling di dalam negeri dahulu sebelum ke luar negeri. Hasilnya, 8 dari 10 orang Indonesia masih ingin lebih dulu liburan di dalam negeri daripada ke luar negeri.
http://www.campaign.com/
http://www.campaign.com/
http://www.campaign.com/
Di luar itu, survei tersebut juga mengungkapkan indikasi penting bahwa media sosial berperan besar bagi responden dalam menentukan pilihan-pilihan liburannya. Pada umumnya, orang suka liburan menyambangi destinasi baru sekaligus menunjukkan ke teman-teman mereka. Dengan media sosial yang dikuasai generasi muda saat ini, perilaku itu mendapatkan wadahnya.
Tanpa sengaja, media sosial seperti Facebook, Twitter, ataupun Instagram menjelma menjadi media promosi tak resmi bagi banyak destinasi baru di Indonesia. Berkat media sosial, banyak responden mengaku mengetahui destinasi lain yang luar biasa indah.
http://www.campaign.com/
http://www.campaign.com/
http://www.campaign.com/
Sebanyak 156 dari 562 responden menyebutkan Bali sebagai destinasi yang harus dikunjungi minimal satu kali seumur hidup. Namun, mereka juga merekomendasikan sejumlah destinasi selain Bali, seperti Bangka Belitung, Malang, Bukittinggi, Maluku, Raja Ampat, Alor, bahkan Derawan.
"Media sosial memainkan peranan sangat penting dalam mempromosikan destinasi baru di Indonesia. Berkat media sosial, orang-orang di Indonesia jadi sadar bahwa mereka memiliki negeri luar biasa besar, indah, dan kaya. Indonesia punya destinasi lengkap. Jadi, sangat masuk akal jika kini orang-orang Indonesia lebih tertarik untuk mengeksplorasi negeri mereka sendiri terlebih dahulu sebelum traveling ke luar negeri," kata Graham Hills, Managing Director Wego Indonesia, dalam siaran persnya kepada Okezone, Jumat (22/11/2013).
http://www.campaign.com/
http://www.campaign.com/
http://www.campaign.com/
Menurut Graham, media sosial membuat para traveler lokal terinspirasi menjajal destinasi baru yang indah, pengalaman traveling yang baru tanpa harus keluar jauh dari 'zona nyaman' mereka. "Paling tidak, untuk menjelajah ke destinasi-destinasi baru di Indonesia, para traveler lokal ini tak punya kendala bahasa dan makanan," ujarnya.
Kecenderungan itu, selain terbaca dalam survei, juga dapat dilihat dari aktivitas komunitas traveler di media sosial. Wego Indonesia sendiri merupakan perusahaan yang sangat aktif berkomunikasi dengan traveler Indonesia melalui media sosial, seperti Facebook, Twitter, dan Google+.
sumber: okezone.com
http://www.campaign.com/
http://www.campaign.com/
http://www.campaign.com/
No comments:
Post a Comment