Jakarta - Pagelaran MICE yang menjadi ajang wisatanya para pebisnis mulai berjamur di Indonesia. Tak mau kalah dari Singapura, inilah perbedaan pagelaran MICE di Nusantara dengan Negeri Singa tersebut!
MICE (Meeting, Insentive, Convention, Exhibition) adalah tempat bertemunya para pebisnis, termasuk pebisnis wisata. Sambil mengikuti konvensi atau pameran, mereka biasanya jalan-jalan ke berbagai tempat wisata di sekitarnya. Kini, industri MICE di Indonesia pun mulai berkembang dengan baik.
http://www.campaign.com
http://www.campaign.com
http://www.campaign.com
"Wisata MICE masih berkembang di Indonesia dan sudah sangat baik. Kita tidak kalah sama Singapura dan Malaysia," kata Ketua Umum DPP Indonesia Congres and Convention Association (INCCA), Iqbal Alan Abdullah dalam jumpa pers dalam The 6th Indonesia MICE Outlook 2014 di Main Hall, Upperroom, Annex Building, Kompleks Wisma Nusantara, Jl MH Thamrin, Jakarta, Kamis (5/12/2013).
Iqbal menambahkan, ada keunikan dari pagelaran MICE di Indonesia dan Singapura. Keunikan itu adalah kultur atau pentas budaya dalam tiap pagelran MICE.
http://www.campaign.com
http://www.campaign.com
http://www.campaign.com
"Masyarakat kita punya kultur yang kuat sehinggga membuat mereka (peserta MICE-red) feel at home," tutur Iqbal.
Aneka tarian dari budaya Bali atau berbagai tempat di Pulau Jawa, dijamin mampu membuat peserta MICE dari mancanegara berdecak kagum. Tarian-tariannya juga bisa jadi ajang promosi wisata dan daya tarik daerah itu sendiri.
http://www.campaign.com
http://www.campaign.com
http://www.campaign.com
"Di Singapura ada 4 etnis utama, sehingga mereka nggak punya kekhususan atau ciri khas," tandas Iqbal.
sumber: detik.com
http://www.campaign.com
http://www.campaign.com
http://www.campaign.com
No comments:
Post a Comment